Monday, April 1, 2019

Ikut Yesus Pukul Salib

IKUT YESUS PUKUL SALIB
Matius 16:21-28


Mendekati masa Pemilu dan Pilpres, masyarakat mulai disuguhi dengan berbagai macam janji manis oleh para kandidat yang berkompetisi dalam pesta demokrasi tersebut. Melalui kampanye di berbagai media, mereka menyampaikan janji berupa misi-misi pemerintahan yang akan mereka lakukan jika berhasil menjabat, mulai dari janji untuk memberikan jaminan pendidikan, kesehatan, ekonomi, juga janji-janji lain yang kedengaran nggak masuk akal untuk direalisasikan. Bahkan nggak sedikit pula kandidat yang ngasih uang tunai dan sembako kepada masyarakat agar mau memberikan hak suara untuk memilih mereka. Semua itu mereka lakukan agar jalan menuju kursi kekuasaan yang mereka inginkan semakin terbuka lebar.
Berbanding terbalik dengan para politisi yang mengumbar janji manis saat berkampanye, Yesus justru nggak menjanjikan berkat, kekayaan, kesejahteraan dan kenyamanan kepada orang-orang yang ingin menjadi pengikut-Nya. Yesus bahkan berkata dengan tegas bahwa setiap orang yang mengikut-Nya harus bersedia melalui jalan penderitaan (via dolorosa) dengan cara ‘memikul salib’ bersama-Nya. Jadi, kalo keputusan kita untuk percaya kepada Yesus adalah karena mengharapkan berkat, kemudahan, dan kenyamanan aja, berarti kita udah keliru dalam memahami konsep menjadi seorang murid Kristus!
Bersedia memikul salib berarti kita mau berkorban baik secara fisik, waktu, tenaga, bahkan mengorbankan hidup kita untuk memberitakan kebenaran Injil. Kalo saat ini kita masih malu memberitakan kebaikan Yesus pada orang lain, takut dijauhi dan dikucilkan karena identitas kita sebagai orang Kristen, takut kehilangan waktu bersenang-senang karena sibuk melayani Tuhan lewat berbagai macam kegiatan gereja, takut kehilangan kebebasan untuk hidup dalam perbuatan dosa, masihkah kita layak menyandang predikat sebagai murid Yesus? Keselamatan adalah anugrah yg cuma-cuma dari Allah bagi murid Yesus. Namun anugerah itu nggak murahan or gampangan, sehingga kita malah bersikap pasif dan nggak berbuat apa-apa setelah menjadi murid-Nya. Kalau kita nggak bersedia memikul salib seperti yang Yesus minta, maka otomatis status kita sebagai murid Yesus pun akan hilang! • Vian
“ Memikul salib berarti menyatakan diri sepenuhnya sebagai pengikut Yesus, dengan risiko dan pengorbanan dalam bentuk apa pun.” John Ortberg
Load disqus comments

0 komentar