Thursday, March 28, 2019

Kewajiban untuk memberitakan Injil


Kewajiban untuk memberitakan Injil
1 Korintus 9: 16-23

     Pemberitaan Injil merupakan amanat yang Tuhan telah berikan kepada murid-murid-Nya, “Karena itu pergilah jadikanlah semua bangsa muridKu, …” (Matius 28:18-20). Mereka memberitakan Injil yang adalah kekuatan Allah  (Roma 1:16) di Yerusalem, Yudea, Samaria dan sampai ke ujung bumi (Kis 1:8).
     Rasul Paulus yang merupakan hamba Kristus menyadari kewajibannya dalam dunia ini. Kewajibannya dalah memberitakan Injil. Dia memberitakan tentang Kristus. Pusat pemberitaannya adalah Kristus bukan dirinya. Hari ini kita dapat merenungkan beberapa hal mengenai kewajiban memberitakan Injil :
a.     Rasul Paulus tidak memusingkan dirinya mengenai upah (ayat 17-18).
Rasul Paulus menyadari sebagai pemberita Injil, dia mempunyai hak dan memperoleh hak itu tetapi hal itu tidak dipergunakannya. Hal itu dilakukannya supaya tidak menjadi rintangan dalam pemberitaan Injil (ayat 12b).
b.    Pembritaan Injil tujuannya untuk memenangkan jiwa-jiwa (ayat 19-23).
Injil yang adalah kekuatan Allah tidak hanya untuk orang Yahudi saja tetapi juga bagi orang non Yahudi. Rasul Paulus memberitakan Injil kepada orang Yahudi dan non Yahudi. Rasul Paulus menjadi sama seperti mereka dengan tujuan untuk memenangkan mereka tetapi tidak berkompromi dengan cara hidup mereka.
     Pemberitaan Injil adalah kewajiban kita semua. Mari kita memberitakan Injil kepada semua orang supaya banyak orang yang dimenangkan dan nama Tuhan di permuliakan.

Load disqus comments

0 komentar