Wednesday, March 27, 2019

Mengatasi Kejenuhan dalam Pekerjaan

Bermacam-macam cara yang akan kita pelajari untuk mengatasi kejenuhan, yang salah satunya adalah melakukan pekerjaan sesuai dengan hobi kita, membangun relasi dengan mitra kerja.

Download Audio
  • Untuk mengurangi kejenuhan, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan. Pertama, lakukanlah aktivitas sesuai dengan hobi kita. Mungkin kita tidak dapat mengubah jenis pekerjaan kita dan selama dalam waktu bekerja, tidak ada hal lain yang dapat kita lakukan. Di luar jam kerja, lakukanlah hal-hal yang menyenangkan hati. Ini dapat menetralisir kejenuhan. Ingat, pada akhirnya kejenuhan kerja berdampak luas dan berubah menjadi kejenuhan hidup. Itu sebabnya kita perlu menambahkan aktivitas yang menggembirakan hati ke dalam jadwal kehidupan kita.
  • Kedua, di tempat pekerjaan, bangunlah relasi dengan mitra kerja. Relasi yang sehat akan mengurangi keengganan kita melakukan pekerjaan yang tidak kita sukai. Setiap hari kita mungkin kehilangan semangat untuk masuk kerja, tetapi kita masih tetap dapat bersemangat bertemu dengan rekan-rekan yang menjadi sahabat.
  • Ketiga, perbaikilah kondisi fisik kerja dengan hal-hal kecil. Misalkan, taruhlah foto keluarga di meja, gantunglah lukisan alam yang menyejukkan, buatlah kopi di pagi hari dan cokelat hangat di waktu siang. Dengan kata lain, perindahlah ruang gerak dan ruang pandang kita.
  • Keempat, sedapatnya berilah sumbangsih nyata kepada atasan kita. Jangan paksakan pendapat, berilah masukan dalam bentuk alternatif untuk dipertimbangkan.
  • Kelima, persiapkan diri untuk mendapatkan pekerjaan yang kita idamkan. Kita bisa meningkatkan keterampilan khusus atau mempelajari dunia pekerjaan yang baru itu.
  • Keenam, jangan pernah kesampingkan kemungkinan membuka usaha sendiri. Cukup banyak pengusaha yang tadinya bekerja untuk orang lain.
  • Ketujuh, jangan tinggalkan pekerjaan yang ada sebelum ada jaminan keberhasilan usaha sendiri. Mulailah secara bertahap kendati ini menuntut waktu ekstra. Bersabarlah dan gunakanlah perhitungan yang matang.
Firman Tuhan: "Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri." (Amsal 3:5)
Load disqus comments

0 komentar